Menangis

Kali ini aku tidak menangis dalam hati. Meski ada sepatah dua kata yang terucap tetapi tetap tidak bisa ku temukan kata lain yang terpendam. Hari ke hari yang lain, apakah hanya terus hidup seperti ini?

Aku melihatmu tersakiti dan itu menyakiti hatiku lebih dalam lagi. Aku melihatmu menangis dan aku tak bisa berkata apapun untuk membuatnya lebih baik. Hatiku sakit.

Kudengar kau mengatakan tak ada yang menyayangimu tetapi aku menyayangimu lebih dari apapun. Dan engkau bertanya apa yang salah darimu. Tidak ada yang salah. Akulah yang bersalah.

Maafkan aku menjadi orang yang brengsek. Maafkan aku telah membuatmu mengeluarkan air mata. Maafkan aku tidak menjadi apa yang kau mau. Maaf karena aku tetap tidak berubah lebih baik.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s